Cara Menghitung Masa Subur Wanita dari Siklus Menstruasi

Cara Menghitung Masa Subur Wanita dari Siklus Menstruasi

Mengetahui masa kesuburan tentunya sangat penting bagi wanita, terutama wanita yang sedang mengidamkan buah hati. Cara perhitungan dari masa subur tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu cara yang mudah adalah dilihat dari siklus menstruasinya. Berikut cara untuk menghitung masa subur wanita berdasarkan siklus menstruasi.

  1. Masa Subur pada Wanita dengan Siklus Haid Teratur

Masa subur yang dimiliki oleh setiap wanita dapat diketahui jika siklus haid yang dimilikinya setiap bulannya berjalan dengan lancar dan teratur. Banyak ahli yang berpendapat bahwa siklus haid yang normal adalah dalam kurun waktu 28 hari.

Cara yang diguanakan untuk menghitung masa kesuburunan tersebut sangatlah mudah. Caranya adalah dengan menghitung haid atau menstruasi pada hari pertama dan hari pertengahan siklus sebagai hari ke-14. Maka dari itu, masa subur yang dimilikinya adalah pada hari ke-12 hingga hari ke-16.

Hal tersebut karena sel sperma dapat hidup dalam waktu 48 jam hingga 72 jam, sehingga masa prasuburnya adalah pada hari ke-11 yakni 3 hari sebelum hari ke-14. Selain itu masa prasubur juga pada hari ke-17 yakni 3 hari setelah hari ke-14. Jadi masa subur yang dimiliki oleh wanita dalam siklus mesntruasi yang normal adalah pada hari ke-11 hingga hari ke-17.

Sebagai contoh, bila seorang istri yang memiliki siklus menstruasi yang teratur yakni pada menstruasi hari pertama pada tanggal 5 Maret. Tanggal 5 Maret tersebut dapat dihitung sebagai hari ke-1, sedangkan tanggal 15 Maret dapat dihitung sebagai hari ke-11. Tanggal 21 Maret dihitung sebagai hari ke-17. Jadi masa suburnya adalah tanggal 15 hingga 21 Maret.

  1. Masa Subur Wanita dengan Siklus Menstruasi yang Tidak Teratur

Menghitung masa subur akan sangat sulit dilakukan pada wanita yang memiliki siklus haid atau menstruasi yang tidak teratur. Sebelum Anda melakukan perhitungan masa subur tersebut, maka harus terlebih dahulu untuk melakukan pencatatan dari jumlah hari pada siklus menstruasi.

Bila Anda ingin menghitung masa kesuburan tersebut setidaknya dilakukan pengamatan terhadap enam kali siklus menstruasi. Satu kali siklus menstruasi dihitung pada hari pertama menstruasi sekarang hingga satu hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Anda harus mencatat jumlah hari pada siklus menstruasi terpendek dan terpanjangnya.

Selanjutnya jumalah hari pada siklus menstruasi terpendek di dalam enam kali siklus menstruasi akan dikurangi dengan 18 agar dapat menentukan hari pertama dapat subur. Selain itu dilakukan juga dengan menghitung jumlah hari pada siklus menstruasi terpanjang di dalam enam kali siklus yang akan dikurangi 11.

Hal tersebut dilakukan untuk menentukan hari terakhir masa subur yang dimilikinya. Anda juga dapat menggunakan kalkulator masa subur wanita untuk menghitung permasalahan tersebut.

Demikin cara menghitung masa subur wanita jika berdasarkan pada siklus menstruasinya apakh teratur ataukah tidak teratur. Bila Anda menginginkan buah hati, maka dapat melakukan hubungan intim dengan suami pada masa kesuburan. Bila Anda masih merasa kebingungan untuk menghitung kesuburan tersebut dapat mengunjungi situs orami.co.id.